Tinggalkan komentar

BUKAN EGOISTIK, TIDAK JUGA ALTRUISTIK

Semoga manfaat.

DR. SAIFUL BAHRI, M.A.

Dr. Saiful Bahri, M.A

Kira-kira apa yang ada dalam benak kita saat mendengar bahwa Nabi Muhammad SAW adalah satu-satunya makhluk Allah yang dipanggil langsung menghadap-Nya? (setelah Musa as yang diperlihatkan dan diajak dialog langsung oleh Allah). Dipanggil menghadap langsung, berarti tanpa perantara. Berhadapan langsung berarti tanpa hijab. Berdialog langsung berarti tanpa penterjemah atau bantuan siapapun. Hanya terjadi antara dua pihak; yang memanggil dan yang dipanggil. Yaitu Allah dan Nabi Muhammad saw. Itulah peristiwa mi’raj yang diyakini kebenarannya oleh umat Islam, dan oleh jumhur ulama dilakukan oleh Nabi saw dengan fisik dan ruhnya sekaligus.

Jawabannya sebenarnya tidaklah seperti demikian yang penulis maksudkan. Namun, ada sudut pandang lain yang perlu dibaca dan ditelaah dengan sangat lembut dan halus. Bagaimana perasaan Nabi Muhammad saw saat itu? Bahagia? Gembira? Takjub? Atau seperti apa? Dan untuk menjawab pertanyaan ini secara teks tentu diperlukan dasar hukum yang kuat berupa hadits shahih yang bisa dipertanggungjawabkan nilainya secara…

Lihat pos aslinya 967 kata lagi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: